GENerasi NeT

Menjalani Bisnis Masa Depan dari Rumah

Para pemasar di mana pun menghadapi persoalan besar saat ini dalam menjangkau konsumen, terutama orang muda. Miliaran dollar AS di keluarkan untuk iklan, tetapi cara yang dianggap ampuh ternyata getok tular alias informasi dari mulut ke mulut dan informasi itu dipercaya karena yang menyampaikan teman atau kerabat.

Dalam era teknologi digital, informasi itu akan sampai lebih cepat karena internet memotong jarak waktu dan ruang. Bukan kebetulan bila generasi Net (Januari 1977-Desembar 1977), bersamaan dengan lahirnya teknologi komputer, merupakan pengguna internet paling mahir dan menjadi pengunjung setia blog.

Data Fashionese Daily milik Hanifa Ambadar dan Affi Assegaf memperlihatkan, anggota situs mode dan kecantikan itu berusaia rata-rata 20-35 tahun, 60 persen adalah professional, 99 persen perempuan.

Dari sisi tersebut, internet memang memberi banyak peluang bisnis untuk usaha kecil dan menengah, seperti yang dilakoni Vinila Ciputra dengan simplight.net, Ade Siregar dengan De Pernics, serta Affi dan Hanifa. Ketiganya mengatakan optimis dengan masa depan bisnis secara online.

Untuk Vilia dan Ade memasarkan melalui took online mereka, artinya jangkauan konsumen dapat global, sementara untuk Affi dan Hani, panggilan Hanifa, kecenderungan promosi saat ini yang menggunakan kekuatan getok tular membuat situs milik mereka menarik calon pemasang iklan.

Yang terpenting adalah memiliki nama menarik, tampilan enak dilihat dan mudah dibuka, serta memberi jalur ke situs-situs lain. Untuk ini memang diperlukan keterampilan seorang pemrogram komputer atau mencari bantuan dari tenaga professional.

Kesulitan dirasakan oleh Ade yang masih menggunakan situs gratis multiply.com. “Tidak mudah mencari orang yang mempunyai kemampuan teknis sekaligus kecintaan pada kain”, kata Ade.

Disisi lain, Affi dan Hani merasa tumbuh kebutuhan mencari bantuan tenaga professional untuk menyakinkan calon pemasang iklan bahwa blog dapat dikerjakan serius dan benar-benar mendatangkan pembeli bagi produk yang beriklan.

“Penetapan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional oleh Menteri Komunikasi dan Informatika mengangkat kredibilitas blog,” ujar Hani. Nyatanya, Departemen Pendidikan Nasional sudah memasang iklan di Fashionese Daily yang menunjukkan peran blog semakin dihargai.

Kendala lain adalah biaya pemakaian internet yang dirasa masih dapat diturunkan lagi seperti dijanjikan pemerintah.

Vilia mengatakan, untuk yang membuat system dan situs sendiri, biayanya biasanya bisa jadi tidak murah karena banyak jenis system yang harus diaplikasikan, seperti system pengecekan stok barang, basket, pencatatan auto update, sampai mesin pencari yang dibuat begitu rupa sehingga mudah dicari oleh peselancar internet.

Keuntungannya, dimata pelanggan dan calon pembeli, situs yang dibuat sendiri tentu lebih professional dan refresentatif dan bias menjadi sarana menunjukkan bagaimana usaha di halamannya berjalan.

Masa Depan

Di luar berbagai kendala tersebut, Ade, Vilia, Affi dan Hani yakin online adalah bisnis masa depan dan menguntungkan dalam arti luas. Fleksibiltas waktu dan ruang ada di tangan mereka karena dapat bekerja dari rumah atau dari tempat lain sepanjang ada jaringan internet.

“Kami akan terus mengembangkan usaha ini karena ini memberi rasa berharga pada diri kami,” kata Hani

“Saya selalu berpikir perempuan harus punya kemandirian tertentu, termasuk dalam penghasilan, untuk payung kalau hari hujan biarpun saya tidak ingin terjadi,” tambah Affi.

Selain itu, krisis ekonomi saat ini menyebabkan orang semakin berhemat dalam membelanjakan uangnya. Kalaupun mereka masih mau berbelanja, mereka ingin mendapatkan barang yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Mereka. Getok tular dengan saling memberi rekomendasi kepada teman serta internet memungkinkan itu terjadi.

Diambil dari harian KOMPAS

Satu Balasan ke GENerasi NeT

  1. unggul mengatakan:

    Semoga masyarakat Indonesia bisa mengikuti perkembangan IT , agar kita mempunyai daya saing di internatioanl ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: