Barcelona VS MU

28 Mei 2009,

unggul1Perhelatan Final Liga Champion antara Barcelona (El Barca) melawan Manchester United (Setan Merah) sungguh menarik perhatian para penggila bola di seluruh dunia. Final Kamis dini hari 28 Mei 2009 merupakan final yang ke-54 yang juga merupakan final terakhir yang dlangsungkan pada hari Rabu waktu setempat atau Kamis Waktu Indonesia. Seanjutnya pada perhelatan tahun depan final akan di langsungkan pada hari sabtu untuk final tahun depan akan berlangsung di Santiago Bernabeu – Kandan Real Madrid.

Sudah banyak diprediksi oleh para pengamat sepakbola bahwa untuk mencari siapa yang diunggulkan dan siapa yang underdog sangatlah sulit, karena masing-masing klub baik MU ataupun Barca mempunyai ciri khas sepak bola menyerang dan terbuka. Namun dari line up El Barca yang tidak lengkap karena akumulasi kartu dan cidera, pengamat lebih menjagokan MU dengan sekuat yang lengkap.

Melihat postur tubuh dari kedua kesebelasan tampaknya pemain MU lebih tinggi dan besar, sedangkan El Barca rata-rata bertubuh mungil ini yang menarik kick and run akan diadu dengan ball position yang rancak dari El barca.

Pada awal-awal babak pertama MU sangat mendominasi dengan serangan-serangan sporadis dari kaki Christiano Ronaldo, namun memasuki menit ke-15 FC Barcelona mulai menemukan irama permainan satu dua sentuhan melalui playmaker Xavi dan Andres Iniesta dibantu Messi yang menjemput bola ke tengah. Dan tampak sekali para pemain MU grogi menghadapi permainan rancak dan punggawa El Barca, hampir semua pemain MU bermain di bawah form permainannya. Hanya C. Ronaldo yang konsisten, namun berkali-kali terpancing emosi dengan Charles Puyol sehingga mendapat kartu kuning. Melalui serangan balik cepat dan merupakan serangan pertama Barcelona ke gawang Edwin Van De Sar lahirlah gol cantik melalui Samuel Eto’o. Serangn bermula dari serangan MU yang digagalkan pemain belakang El Barca, bola dikirim ke Xavi dengan dua sentuhan dikirim langsung ke jantung pertahanan MU melalui Eto’o sekali melakukan keeping bola disodorkan ke Messi dengan mengandalkan dribling dan kecepatannya bola diumpan terobosan kembali ke Eto’o. Eto’o melewati dua pemain belakang MU dan mengecoh Rio Ferdinand dan sekali tembakan bola gagal diantisipasi Edwin Van De Sar, skor berubah 1-0 untuk El Barca. Setelah lahirnya gol pertama praktis penguasaan bola berada di tangan pemain-pemain El Barca. Pemain-pemain El Barca sangat leluasa mengolah dan memperagakan permaian satu dua sentuhan yang sangat menarik, sementara pemain-pemain MU banyak yang tidak bergerak. Permaianan cantik El Barca kerap membahayakan pertahanan MU sayang penyelesaian akhir tidak maksimal. berkali tendangan bebas pemain El barca mengancam gawang Edwin Van De Sar namun belum membuahkan gol.

Pada babak kedua kendali permainan sepenuhnya menjadi milik El Barca permaianan tik tak satu dua sentuhan ciri khas El Barca diperagakan dengan manis oleh anak-anak Catalan ini, hasilnya umpan terukur Xavi dari sisi kanan lapangan tengah dimanfaatkan oleh Messi dengan heading cantik dan menghasilkan gol kedua bagi barca. Skor Akhir 2-0 untuk El Barca.

Selamat buat suporter El Barca yang meraih Threeble Winner pada tahun ini.
Kapan Indonesia bisa seperti El Barca.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: