Sail Banda dan Ambon Manise …..

Ambon, 15 Juli 2010

Dari Surabaya berangkat tanggal 11 Juli 2010 dengan Batavia Air setelah berebut tiket akhirnya jadi juga berangkat ke Ambon Jam 07.55 WIB. Pesawat ke Ambon ternyata penuh semua begitupun hotel-hotel, selidik punya selidik ternyata ada dua kegiatan di Ambon yang sedang berjalan. Kegiatan pertama adalah Liburan panjang yang sudah mulai berakhir dan yang ke-dua adalah adanya kegiatan Sail Banda.
Kegitan Sail Banda ternyata cukup menyita perhatian berbagai pihak baik pemerintah, swasta, pengusaha, wisatawan, pedagang dan yang lainnya. Sehingga seluruh hotel di Ambon sudah penuh, bahkan banyak bermunculan hotel baru-pun juga sudah penuh. Untungnya saya sudah konfirmasi jauh-jauh hari sebelumnya dengan teman di Ambon untuk mencarikan hotel selama saya di Ambon. Terima Pak Jhon atas kebaikannya, Tuhan pasti membalasnya Pak.
Setelah dapat hotel-pun saya harus berganti hotel pada tanggal 14 Juli 2010 karena pada hari itu hotel yang saya tempati ternyata digunakan oleh Dinas Pendidikan untuk suatu kegiatan. Terpaksa saya harus pindah hotel lagi, dan untungnya Pak Jhon sudah siap untuk mencarikan hotel baru. Pada hari itu akhirnya saya harus pindah hotel di Marina sebuah hotel baru yang belum lama diresmikan.
Selama berada di Ambon tiap hari hujan dari pagi sampai malam, bahkan begitu saya menginjakkan kaki di bandara Pattimura sudah disambut dengan hujan. Lumayan hawa menjadi dingin tapi kalau tiap hari kegiatan menjadi terganggu. Mengerjakan tiga lab. komputer dengan instalasi dan training untuk guru memang sangat melelahkan dari jam 08.00 pagi sampai jam 10.00 malam. Untuk mengerjakan dua lab. komputer dengan PC sebenarnya cukup dengan dua hari saja, tetapi untuk satu lab. dengan laptop dinama laptop tidak support untuk Windows XP, sementara software yang diinstall hanya didukung oleh Windows XP. Akhirnya harus buat image windows XP kemudian di ghost dengan norton ghost. setelah diutak-atik akhirnya selesai juga.
Di hari berikutnya muncul satu masalah lagi sebuah laptop dengan Windowsnya yang rusak, sementara DVD ROM juga rusak. Untuk menginstall harus berpikir beribu kali, setelah membuat OS DOS dari FlashDisk dan melakukan ghost image berkali-kali gagal, sampai jam 12 malam. AKhirnya saya menyerah terus pulang ke Hotel untuk istirahat dialnjutkan besuk pagi. Saya cari-cari informasi di Internet dengan membuat Bootable WinXP dengan USB akhirnya ketemu kemudian saya coba untuk install ternyata Laptop tidak support untuk Win XP, gagal lagi gagal lagi.
Setelah sekian kali gagal akhirnya saya coba buat Bootable dengan Win 7 (untungnya saya membawa Win 7) barulah berhasil menginstall Win 7 pada Laptop, walaupun permintaannya adalah Win XP. Paling tidak Laptop dapat digunakan lagi. Sebuah pengalaman yang tidak pernah terlupakan dan saya pun dapat pulang dengan tenang setelah berhasil menyelesaikan tugas.
Tiga kali datang ke Ambon selalu dikerjain sama yang namanya Laptop, semoga yang ke empat tidak dikerjain lagi…..
Semoga sukses untuk Sail Banda ….
Memang benar apa yang diberitakan di koran-koran kalu Ambon menjadi Belanda ke-dua, dimana-mana ada bendera dan atribut berbau menir (Belanda), bahkan tiap hari ada konvoi sepeda motor selama piala dunia dan makin menjadi ketika Belanda menang pertandingan. Semoga tidak berlanjut ke pertengkaran atau kerusuhan.
Damailah saudaraku….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: