Belajar Menulis Ala Natalie Goldberg

Sumber: www.AnneAhira.com

Belajar menulis adalah belajar untuk mengungkap pikiran sendiri. Belajar menceritakan segala apa yang ada di dalam pikiran. Baik itu ide, kebahagiaan maupun keluhan yang dirasakan. Lalu, kenapa banyak orang tidak suka menulis? Jawabannya, lantaran terbayang di dalam benak mereka ihwal struktur tata bahasa. Mereka takut menyalahinya. Atau, mereka bingung menulis dengan genre apa dan bingung juga bagaiamana memulai menulis. Padahal, jika ingin belajar menulis, maka seharusnya yang dilakukan adalah menulis itu sendiri.

Ya, dengan terus melatih diri setiap hari untuk terus menulis dan tuliskan yang dituangkan adalah apa yang terlintas di benak Anda. Itulah belajar menulis yang terbaik. Karena Anda didik untuk menemukan kesejatian diri melalui tulisan. Masalah keterampilan menulis cerpen, esai, opini, puisi dan jenis-jenis tulisan lainnya akan tumbuh dengan sendirinya saat Anda sudah terbiasa belajar menulis dengan sebebas-bebasnya.

Pesan Natalie Bagi Pembelajar Menulis

Karena itu, Natalie Goldberg kerapa berpesan di saat mengisi pelatihan menulis dengan mengatakan, “Ketika Anda menulis dari pikiran sendiri Anda mesti bersedia menulis sampah selama lima tahun…” Artinya, Natalie mengajarkan kepada Anda cara belajar menulis yang baik. Sungguh tidak mungkin orang yang sudah tekun belajar menulis setiap hari akan menulis sampah selama lima tahun. Hanya saja maksud Natalie adalah, bahwa menulis itu membutuh proses waktu yang panjang.

Satu hal lagi, Anda tidak mungkin belajar menulis, tetapi tidak aktif membaca buku atau surat kabar. Karena membaca adalah amunisi utama untuk bisa menulis sebebas-bebasnya. Dengan membaca, tentunya Anda memiliki penilaian terhadap apa yang dibaca. Maka ungkapkanlah apa yang Anda nilai dari bacaan tersebut di dalam tulisan. Inilah yang dinamakan belajar menulis dengan kombinasi. Belajar menulis yang mampu membangun kesejatian diri yang bersumber dari pikiran sendiri.

Menulis Itu Surga

Dengan belajar menulis sebebas-bebasnya  maka Anda menemukan efek yang luar biasa. Efek yang memberikan rasa bebas sebebasnya untuk mengeluarkan pikiran dan perasaan yang terlintas di dalam diri. Kebebasan untuk tidak takut dikatakan salah dalam menulis. Kebebasan untuk tidak memusingkan diri tentang publikasi. Kebebasan untuk tidak memikirkan dikritik orang. Kebebasan untuk tidak takut ditolak tulisan Anda oleh orang lain. Mirip seperti kata Natalie Goldberg dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Mizan  menjadi “Alirkan Jati Dirimu: Esai-Esai untuk Meruntuhkan Tembok-Kemalasan Menulis”, bahwa menulis itu sendiri sudah surga.”

Karena itu, mari kita belajar menulis dengan menerapkan cara menulis Natalie Goldberg. Pasalnya, cukup banyak penulis yang berhasil menjadi penulis populer dan produktif dengan menerapkan gaya belajar menulis Natalie Goldberg. Salah satunya adalah Pak Hernowo, penulis buku “Andaikan Buku Sepotong Pizza”. Apakah Anda masing bingung bagaimana belajar menulis? Jika tidak, segera ambil pulpen dan kertas, lalu luapkan apa yang ada di pikiran Anda dan tulis sebebas-bebasnya. Selamat belajar menulis.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: