Mengenal Konsep Ekonomi Syariah

Sumber: www.AnneAhira.com

Suatu ilmu atau pemikiran sudah tentu membutuhkan sebuah konsep untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Begitu pula dengan ekonomi syariah konsep ekonomi syariah merupakan landasan dalam mengeluarkan produk-produk ekonomi syariah.

Ekonomi syariah adalah suatu ilmu yang didasari oleh Al-Qur’an dan Hadits. Selain kedua landasan prinsip tersebut, dibutuhkan juga ilmu fiqih dalam menyusun konsep ekonomi syariah yang digunakan dalam industri-industri ekonomi syariah seperti bank syariah, asuransi syariah, dll.


Ciri Ekonomi Kapitalis dan Sosialis

Konsep ekonomi syariah sangat berbeda dengan konsep ekonomi lain, misalnya ekonomi kapitalis maupun sosialis. Dalam ekonomi kapitalis terdapat dua hal yang menjadi ciri khasnya, yaitu:

  • Peran pemerintah sangat minim/sedikit
  • Persaingan sektor swasta yang mengacu pada pihak yang kuat, dia yang menang

Sedangkan ciri khas ekonomi sosialis adalah:

  • Peran pemerintah sangat dominan
  • Sektor swasta sangat bergantung pada aturan pemerintah untuk berkembang

Ciri Konsep Ekonomi Syariah

  • Pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam rangka menjamin kelangsungan hidup masyarakatnya. Artinya, sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan dasar manusia haruslah dikuasai oleh negara dan digunakan untuk kemaslahatan masyarakat.
  • Prinsip yang dianut dalam konsep ekonomi syariah adalah bagaimana penerapan konsep ekonomi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, karena yang menjadi dasar dari ekonomi syariah adalah Al Qur’an dan Hadits.
  • Untuk sektor swasta, pemerintah atau negara harus menjamin adanya persaingan yang sehat dengan tidak adanya hal-hal yang menyalahi aturan ekonomi syariah seperti penimbunan, perjudian, ketidakjelasan, maupun riba dalam prakteknya di masyarakat.
  • Pembelian suatu barang atau produk harus digunakan untuk produk-produk yang halal dan dalam penerapannya tidak disarankan untuk membeli barang secara berlebihan, namun lebih utama untuk membeli produk sesuai dengan kebutuhan sedangkan sisanya untuk diinfakkan atau disedekahkan.
  • Dalam konsep ekonomi syariah, setiap individu diwajibkan untuk mengeluarkan zakat. Zakat adalah suatu instrumen penting dalam ekonomi syariah yang menjamin daya beli dari masyarakat yang tidak mampu tentunya pengeluaran zakat apabila sudah sampai nisabnya dan dikeluarkan sesuai dengan ketentuan apakah itu zakat profesi, zakat pertanian, perdagangan, zakat hadiah, dll. 

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: